Sabtu, 21 Juni 2014

Tanpa Judul



Minggu, 22 Juni 2014

Wahai hatiku,, apa kabarmu?
Wahai hatiku,, masih berlangsungkah perjuangan mu?
Wahai hatiku,, semoga kau selalu dalam keadaan baik, dan selalu dikelilingi orang2 baik.

Wahai hatiku,, ya hatiku,, Aku rindukan mu, merindui saat-saat melihat mu mencari bekal hidupmu.
Wahai hatiku,, Mungkinkah kau sedang menangis, ketika mengingat perbuatanku,
Wahai hatiku,, Sempatkah kau menangis ketika aku redup dalam akhlak ku,
Wahai hatiku,, Apakah kau pernah berdoa untukku?

Ya.. hatiku....bertanya pada hatiku sendiri,,
Tangisanku keharuan, saat mulai lemah, goyah, jauh, lebur dimamah mentari.
Ku calari gejolak hati ku,
Ku hitamkan hatiku..dengan pedang2 yang kubuat sendiri..


DEAR BOI,,
Boi, kadang aku ingin melepas resahku padamu,
Bercerita tentang likuan jalan saat menuju sesuatu yg ku inginkan,
Boi, kau lihat, aku hanya bisa bertanya pada hatiku sendiri, kau lihat bukan...
Itulah Boi, yang sering aku pertanyakan pada diriku, hanya untuk sekedar bercermin.

Melihat dan menatap mereka terkadang bisa mengobati keresahan diriku.
Boi, kau tahu, berapa banyak waktu kuhabiskan..
Tapi aku selalu tidak merasa hari-hariku berguna untuk mereka..
Iyya mereka, tapi aku tak ingin kau tahu siapa itu mereka..

Ilmu, aku slalu berkata, “menuntut ilmu membuatku bahagia”..
Padahal bisa jadi perkataanku dusta,sebab aku belum menjalankan kiat-kiat menuntut ilmu yang sebenarnya. Bisa jadi itu hanya kata-kata dustaku untuk menghibur diriku sendiri.
Tapi tenanglah boi, sesegera mungkin akan kukembalikan semangatku yang sempat hilang.

Satu lagi boi, apakah engkau tahu tentang satu kata ini?
CINTA,,
Aku pun belum begitu memahami pengertian dari kata ini.
Tapi yang aku tahu, cinta hadir ketika telah mekakukan kewajiban secara berkesinambungan.
Jadi ketika aku menyukai seseorang, boleh kah aku sebut itu sebagai cinta??
Sementara aku tidak melakukan kewajiban apapun kepada ia.

Perasaan cinta, Miliyaran orang dibumi, miliyaran pula orang membicarakan hal ini,
Dan aku hanya salah satunya,
Apa bisa, disebut bahwa perasaan ini istimewa??
Sementara terlalu banyak org merasakan hal seperti ini.

Boi, aku suka akan caranya memandangku, mengajariku,memperlakukanku,mengayomiku.
Dan aku menyayanginya,
Tenanglah boi, aku akan jaga hatiku, aku akan jaga diriku.

Boi, ingin rasanya ku ceritakan banyak kepadamu,
Tapi..........sudahlah boi,
Mungkin semua hanya perlu diperbaiki, tanpa perlu diungkapkan.

Rabu, 06 November 2013

RAHASIA MU (part I)


Kring…..kring….kring…….bunyi bel sekolah tanda KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) dimulai….
(disamping sekolah) “duh revan,,udah bel kita ke kelas yuk,,” ajak nisa.
“Ywdh yuk..nanti istirahat kamu kesini lagi ya…kan pohon kecil kita belum selesai di tanam” jawab revan
“pohon kecil kita??? Pohon sekolahan kale…udah yuk ah,,ntar kita diomelin lagi” kata nisa

Revan dan nisa memang anak yang pintar dalam pelajaran biologi, hingga mereka dapat tugas dari bu eva untuk mengecek tanaman apotek hidup yang berada disamping sekolah, dapat nilai bagus plus dekat dengan guru, bagi mereka itu menyenangkan. Sampai-sampai mereka datang lebih pagi hanya untuk mengecek tanaman apotek hidup.
Aku, sebelum bel berbunyi ku melihat mereka dari kejauhan, ada rasa yang aneh saat aku melihat mereka bersama, menanam sambil tertawa, bahkan senyum revan yang terbilang manis, pasti menyenangkan bisa berada diantara tanaman apotek hidup itu bersama revan, sudahlah…saat nya aku juga harus kelas.

Aku menuju ke kelas dengan sedikit berlari dan pandangan lurus kedepan , saat sampai dekat pintu, tiba-tiba,,

*Kedebukkk  “auuuuu,,hati-hati donk, gag liat apah aku lagi jalan cepet”
“sorry ofa, aku juga lagi buru-buru, gag lihat ada kamu” jawab ezi sambil mengambil buku-buku tebalnya yg terjatuh karena tertabrak denganku.
Aku bantu ambil buku-bukunya itu, lalu ada satu amplop ping jatuh dari salah satu buku tebalnya. Dalam hatiku (“apah!! Amplop itu….”)

Aku ambil dan ku bertanya padanya “ezi,, ini kan amplop yang…………..” belum sempat ku selesai bertanya bu eva sudah ada dibelakang aku dan ezi. Dan kita cepat-cepat masuk kelas.

 “Selamat pagi anak-anak, oke buka halaman 34 kita lanjutankan bab minggu lalu” ucap bu eva memulai kelas, tapi pikiranku masih kepada amplop itu. Ku lihat ezi yang duduk didepanku lalu ezi melihat ku juga, tapi langsung kutepis pandangan ezi itu yang mengandung tatapan aneh.




    *To Be Continued.....*


By :: S. Nida

 

 

 

Kamis, 26 September 2013

Wake Up, Never Ending DREAM


Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, tapi bukan mimpi seperti ini yang aku maksud boi.

Masih inget akan cerita laskar pelangi beserta triloginya, atau negeri 5 menaranya si Ahmad Fuadi, atau Thomas Edison dengan lampu pijarnya, atau cerita si chairul Tanjung si anak singkong itu. Mereka awalnya ialah para pemimpi.

Masih ingat dgn guru-guru kalian waktu SD yang suka bertanya “apa cita-cita mu nak??” Yapz..ini yang aku maksud dengan mimpi,,selalu berkaitan dengan cita-cita. Sehubungan dengan berjalan nya waktu atau berevolusinya kalian dari masa kecil beranjak dewasa, aku yakin 60% nya cita-cita masa kecil dan saat kalian remaja pasti berbeda, mungkin faktor pengetahuan atau faktor keahlian yang membuat kalian merubah mimpi kalian, yapz bisa jadi.
Mimpi tuh harus jauh boi, jangan dengerin kata orang.
Kebanyakan orang bilang, bermimpi  itu cuma imajinasi seseorang dimasa depan yang berlebihan, bahasa booming nya “lebay”.

Gag ada yang mustahil di dunia ini boi,,kecuali bermimpi bisa tinggal di planet merkurius, itu jelas dia bukan bermimpi, melainkan dia mengidap penyakit gila nomor tujuh belas (begitulah kata andrea hirata).

Boi, apapun bisa kita raih asal kita manfaat kan waktu dengan berusaha dan berdoa untuk meraihnya, ikhtiar lebih tepatnya. Tentu semua ini butuh pembelajaran dari hal dasar sampai rumit, dari mengatasi kerikil yang kecil hingga besar, bahkan dari masalah yang bersumber pribadi maupun orang sekitar. Dalam hal ini kalian  juga harus istiqomah, jangan redup, jangan pula putus asa.

Kau tahu, ketika kau melakukan usaha meraih yang kau inginkan, jangan lupa minta restu ibumu, sebab Ridhollahi wa ridho walidain. berbaik hatilah pada keluarga, sebab ia akan mendoakan mu, itu bisa jadi modal besar dalam meraih mimpimu. Sebab, doa orang tua yang taat itu biasanya mustajab.

Boi, jangan lah kau bermuram durja ketika apa yang kau raih tak sesuai dengan keinginanmu. Ingat !!! Dunia takkan skak mat seperti permainan catur, yang ketika Raja terancam dan tidak bisa menyelamatkan diri ke petak lain,  itu dianggap “kalah”. Dunia akan terus berputar, dan akan terus kau alami perputaran itu sampai nafasmu dicabut malaikat izroil. tak ada usaha yang sia-sia, jika dalam usaha itu kau selalu mentaati-Nya, selalu tak lepas dari keyakinan pada Tuhanmu. Itu bukan alasan untuk menghentikan mimpimu.

Boi, raih mimpimu dengan selalu belajar, belajar apapun menuju kebaikan. Berdoalah niscaya Allah mengabulkan.

_sekian_

Didedikasikan khusus untuk adik-ku : Ahmad baihaqi & Alisya Gustiana

By  :: S. Nida

Selasa, 24 September 2013

Hidup Ibarat Akuntansi

Hidup itu seperti neraca..harus balance.
Selisih 1 angka maka semua dianggap salah, itu dia..hidup emang perlu seimbang..
mesti jaga diri, sekali kebablasan bisa rusak semuanya..
Tapi tenang,,Allah itu Maha Baik,kalo salah bisa dikoreksi pake jurnal koreksi,ya walaupun akan merubah postingan yg udah kita buat.

tapi tetap yang ditunggu itu profit and loss nya..hasil dari postingan hidup setiap hari.
Apakah bisa bermanfaat atau merugikan..
Tanya diri kalian masing-masing..oke!!!

Senin, 23 September 2013