Kring…..kring….kring…….bunyi bel sekolah tanda KBM (Kegiatan
Belajar Mengajar) dimulai….
(disamping sekolah) “duh revan,,udah bel kita ke kelas yuk,,” ajak nisa.
“Ywdh yuk..nanti istirahat kamu kesini lagi ya…kan pohon
kecil kita belum selesai di tanam” jawab revan(disamping sekolah) “duh revan,,udah bel kita ke kelas yuk,,” ajak nisa.
“pohon kecil kita??? Pohon sekolahan kale…udah yuk ah,,ntar kita diomelin lagi” kata nisa
Revan dan nisa memang anak yang pintar dalam pelajaran biologi,
hingga mereka dapat tugas dari bu eva untuk mengecek tanaman apotek hidup yang
berada disamping sekolah, dapat nilai bagus plus dekat dengan guru, bagi mereka
itu menyenangkan. Sampai-sampai mereka datang lebih pagi hanya untuk mengecek
tanaman apotek hidup.
Aku, sebelum bel berbunyi ku melihat mereka dari kejauhan,
ada rasa yang aneh saat aku melihat mereka bersama, menanam sambil tertawa,
bahkan senyum revan yang terbilang manis, pasti menyenangkan bisa berada
diantara tanaman apotek hidup itu bersama revan, sudahlah…saat nya aku juga
harus kelas.
Aku menuju ke kelas dengan sedikit berlari dan pandangan
lurus kedepan , saat sampai dekat pintu, tiba-tiba,,
*Kedebukkk “auuuuu,,hati-hati
donk, gag liat apah aku lagi jalan cepet”
“sorry ofa, aku juga lagi buru-buru, gag lihat ada kamu”
jawab ezi sambil mengambil buku-buku tebalnya yg terjatuh karena tertabrak
denganku.Aku bantu ambil buku-bukunya itu, lalu ada satu amplop ping jatuh dari salah satu buku tebalnya. Dalam hatiku (“apah!! Amplop itu….”)
Aku ambil dan ku bertanya
padanya “ezi,, ini kan amplop yang…………..” belum sempat ku selesai bertanya bu
eva sudah ada dibelakang aku dan ezi. Dan kita cepat-cepat masuk kelas.
“Selamat pagi
anak-anak, oke buka halaman 34 kita lanjutankan bab minggu lalu” ucap bu eva memulai
kelas, tapi pikiranku masih kepada amplop itu. Ku lihat ezi yang duduk
didepanku lalu ezi melihat ku juga, tapi langsung kutepis pandangan ezi itu
yang mengandung tatapan aneh.
